3. Fabiano Oliveira (Brasil)

Nama ketiga yang masuk dalam analisa kami bisa cocok dengan Arema FC, adalah mantan pemain klub kasta tertinggi liga Malta Birkirkara Fabiano Oliveira.

Sebagai pemain depan, striker berusia 32 tahun ini punya fisik yang mumpuni. Yaitu badan kekar dan ditopang dengan postur 182 cm nya.

Selain bersama Birkirkara, Fabiano banyak menghabiskan kariernya di tim – tim Eropa lain, seperti Uniao Medeira (Portugal), dan beberapa tim kasta kedua Turki, seperti Boluspor, Adanaspor, dan beberapa klub lain.

Sementara di Brasil, karier mantan punggawa Timnas Brasil U-20 ini juga dienyam di beberapa tim papan atas, seperti Flamengo, dan juga Boavista.

Saat ini Fabiano tengah menganggur, pasca kontraknya tidak diperpanjang Birkirkara pada musim dingin lalu. Jika Arema ingin meminangnya, bisa jadi harga yang harus ditebus per musim ada di kisaran Rp 4 miliar.

4. Nenad Injac (Serbia)

Pemain terakhir yang kami kira bisa cocok buat Arema FC, adalah penyerang asal Serbia yang banyak menghabiskan waktu bermainya di liga Uzbekistan, Nenad Injac.

Kenapa Nenad bisa cocok dengan Arema? Yang pertama dia berkebangsaan Serbia dan masih satu wilayah dengan pelatih Milo Seslija, kemudian dia juga pernah di liga Uzbekistan, artinya akan mudah menyesuaikan dengan gelandang Arema Pavel Smolyachenko yang juga berasal dari kawasan Asia Tengah tersebut. Yang ketiga, karena pemain berusia 33-tahun ini punya fisik dan gaya bermain yang tepat untuk Arema.

Nenad Injac adalah pemain berkarakter striker murni. Dengan psostur 192cm, dia akan bisa jadi target man yang tepat bagi umpan – umpan lambung para winger Singo Edan. Selain dia juga punya banyak pengalaman bermain di berbagai liga, mulai Eropa hingga Asia.

Secara produktivitas gol, Nenad juga terbilang lumayan. Setiap musim, mulai dari liga Serbia, sampai liga Uzbekistan dia selalu konsisten bisa mencatatkan gol bagi tim yang dia bela.

Nenad saat ini dalam posisi tanpa klub, usai dilepas tim terakhirnya Navbahor Namangan dari liga Uzebkistan pada Juli 2018 yang lalu.

Soal harga kontrak, Nenad juga terbilang masih ramah bagi kantong klub – klub Indonesia seperti Arema. Yaitu di kisaran Rp 2,8 miliar.

2 dari 2Next
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar