foto: sriwijayafc.id

STRIKER.ID – Pelan tapi pasti tim Sriwijaya FC (SFC) mulai menunjukkan geliatnya dalam persiapan jelang kompetisi kasta kedua Liga 2 2019. Setelah memastikan formasi pelatih yang dipimpin oleh Kas Hartadi, Laskar Wong Kito juga dikabarkan merekrut empat pemain senior berlabel nasional.

Setelah terpuruk ke Liga 2 musim ini, dan mengalami pergantian manajemen. Langkah Sriwijaya untuk bangkit sempat jadi pertanyaan besar bagi publik.

Baca juga:

Namun perlahan keraguan tersebut sudah mulai terjawab. Seperti ketika manajemen SFC mengumumkan susuan pelatih mereka untuk di Liga 2.

Dimana Kas Hartadi dipercaya sebagai pelatih kepala, dan didampingi oleh dua asisten pelatih, yaitu Ferry Rotinsulu dan juga Hartono Ruslan. Ketiganya sudah dikenal sebagai sosok yang lekat dengan tim asal Kota Palembang tersebut.

Kini yang terbaru, dikabarkan oleh mantan manajer Sriwijaya FC, Hendry Zainuddin, bahwa mantan timnya tersebut, sudah mencapai kesepakatan dengan empat pemain senior sekaligus. Bukan sembarangan, bahkan empat nama ini sudah lama malang melintang di level Liga 1.

Siapa saja mereka? berikut ulasannya:

  1. Yongki Ariwibowo 

Yongki adalah pemain depan senior yang sudah banyak bermain di tim besar, seperti Arema dan juga Persik Kediri. Pemain berusia 29 tahun ini juga memiliki segudang pengalaman baik bersama tim nasional Indonesia kelompok umur, maupun juga senior.

Musim lalu Yongki sempat berkostum tim promosi Liga 1 yang kini juga terdegradasi PSMS Medan. Soal di Liga 2, Yongki juga kenyang pengalaman. Karena dalam beberapa waktu terakhir, masa bermainnya banyak dihabiskan di Liga 2.

Pengalaman Yongki jelas akan sangat berguna bagi lini depan SFC yang kini banyak dihuni pemain muda potensial.

2. Ambrizal 

Nama pemain belakang berusia 38 tahun ini sudah sangat akrab dengan publik Palembang. Karena ia memang pernah bermain selama tiga musim untuk SFC (2007-2010).

Selain bersama SFC, Ambrizal juga sudah bermain untuk klub- klub level tinggi lainnya, seperti PSPS Pekanbaru,Bhayangkara FC, Persija Jakarta dan juga Barito Putera

Kehadirannya dinilai sangat penting sebagai pemimpin di lini bertahan tim juara Coppa Indonesia ini. Dengan berbekal pengalamannya yang sangat kenyang, Kas Hartadi berharap Ambrizal akan jadi penyeimbang bagi SFC yang banyak dihuni pemain muda.

3. Juan Revi Auriqto 

foto: IG Official Borneo FC

Keras, tanpa kompromi dan disipilin, itulah label dari seorang Juan Revi sebagai gelandang bertahan. Selama kariernya, pemain berusia 32 tahun ini memang dikenal sebagai pemain tengah yang tangguh.

Sebelum sekarang dikabarkan jadi bagian dari Sriwijaya FC, Revi dikenal sebagai pemain andalan Arema FC. Selain ia juga pernah bermain untuk PSS Sleman, Persela Lamongan, dan terakhir ia membela Semen Padang di babak 8 besar Liga 2, hingga menghantarkan Kabau Sirah lolos ke liga 1 musim 2019.

Berbekal pengalaman dan kemampuannya tersebut, Revi tampaknya akan jadi jendral lapangan tengah SFC. Diharapkan duetnya dengan Hapit Ibrahim, akan membuat lini tengah Laskar Wong Kito bisa disegani lawan – lawannya.

4. Ferdiansyah 

photo: fourfourtwo.com

Ferdi adalah kiper yang sangat – sangat berpengalaman. Masa bermainnya banyak dihabiskan bersama Persipura Jayapura (2007-2016), sebelum akhirnya hengkang dan gabung dengan Persela Lamongan. Klub terakhir yang dibela kiper berusia 36 tahun ini adalah PSIS Semarang pada awal musim 2018 lalu.

Pemain asal Malang Jatim ini sempat mengatakan pensiun dan mundur dari PSIS dengan alasan fokus ibadah. Namun rupanya ajakan dari Kas Hartadi untuk bisa membangkitkan SFC, membuat pemain senior ini memutuskan kembali ke lapangan hijau.

Ferdiansyah akan jadi kiper utama Sriwijaya FC di Liga 2, membuat pertahanan mereka akan tampak tangguh, dan siap untuk melaju hingga bisa kembali promosi ke Liga 1.

 

Empat pemain senior ini juga dipastikan bukan rekrutan terakhir dari SFC, karena untuk bisa promosi Kas Hartadi menyatakan ingin memboyong lebih banyak lagi pemain berpengalaman bagi SFC termasuk juga ada beberapa pemain naturalisasi. Kira-  kira siapa saja ya mereka?

 

Komentar

komentar