foto: IG @persiba_media

STRIKER.ID – Nama Persiba Balikpapan pernah jadi tim yang ditakuti di level tertinggi kompetisi sepakbola Indonesia, khususnya di era 2000-an awal. Namun kini nasib tim asal Kota Balikpapan Kalimantan tersebut menjadi tidak jelas.

Meskipun tidak pernah meraih posisi puncak sebagai juara di Liga Indonesia, namun bagi tim – tim di era Indonesia Super League (ISL) klub berjuluk Beruang Madu ini selalu ditakuti. Mereka dikenal sebagai tim papan tengah, dengan materi pemain yang selalu apik dan tampil menyulitkan lawan – lawannya baik di kandang maupun tandang.

Baca juga:

Namun itu dahulu, tiga musim terakhir, pelan tapi pasti prestasi Persiba mulai melorot. Hingga puncaknya, pada akhir musim 2017, mereka harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari kasta tertinggi Indonesia Liga 1.

Musim lalu, ketika bertekad hanya menuntaskan semusim saja di Liga 2 untuk kembali ke Liga 1, Persiba juga belum mampu menunaikannya. Bahkan di awal – awal musim performa mereka sempat meragukan.

Kini, memasuki musim 2019, guncangan hebat melanda klub yang pernah melahirkan pemain – pemain hebat seperti Hendro Siswanto dan Kurniawan Kartika Ajie ini. Dimana kepemilikan dan kepengelolaan mereka menjadi tidak jelas, seteah pengelola sebelumnya memilih mengembalikan kepada Pemerintah Kota Balikpapan.

Akibatnya, jelas, persiapan tim yang sudah sempat berjalan selama dua bulan terakhir terganggu. Karena terungkap, belum ada pemain yang secara resmi dikontrak oleh manajemen.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak Persiba, melalui akun Instagram resmi mereka, seperti berikut ini, yang merupakan pernyataan langsung dari pengelola Persiba Rahmad Mas’ud:

Kami sudah berjuang semaksimal mungkin dalam dua bulan ini bersama Persiba. 
Sebagai investor terpilih dari hasil seleksi calon investor Persiba Balikpapan mengucapkan terima kasih atas segala kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

Selanjutnya, dengan berat hati saya memilih menyerahkan kembali pengelolaan Persiba Balikpapan kepada Pemerintah Kota Balikpapan.

Keputusan ini terjadi atas dasar Penyerahan pengelolaan dari manajemen pengurus lama kepada pengelola Klub Persiba Balikpapan/Investor tidak sesuai dengan komitment yang sudah di sepakati di awal peralihan .

Sehingga permasalahan kontrak pemain tidak bisa di laksanakan karena secara legal kami belum sah sebagai pengelola Persiba. Kami sudah cukup lama menunggu peralihan manegement tapi sampai dengan sekarang tidak ada kepastian dari manegement yang lama

Sebagai Investor terpillih kami mengucapkan banyak terima kasih atas semua support dan doa nya. Hari ini kami serahkan kembali Persiba kembali kepada Pemerintah Kota Balikpapan. 

View this post on Instagram

Kami sudah berjuang semaksimal mungkin dalam dua bulan ini bersama Persiba. Sebagai investor terpilih dari hasil seleksi calon investor Persiba Balikpapan mengucapkan terima kasih atas segala kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Selanjutnya, dengan berat hati saya memilih menyerahkan kembali pengelolaan Persiba Balikpapan kepada Pemerintah Kota Balikpapan. Keputusan ini terjadi atas dasar Penyerahan pengelolaan dari manajemen pengurus lama kepada pengelola Klub Persiba Balikpapan/Investor tidak sesuai dengan komitment yang sudah di sepakati di awal peralihan .sehingga permasalahan kontrak pemain tidak bisa di laksanakan karena secara legal kami belum sah sebagai pengelola Persiba. Kami sudah cukup lama menunggu peralihan manegement tapi sampai dengan sekarang tidak ada kepastian dari manegement yang lama Sebagai Investor terpillih kami mengucapkan banyak terima kasih atas semua support dan doa nya. Hari ini kami serahkan kembali Persiba kembali kepada Pemerintah Kota Balikpapan. #savepersiba

A post shared by Persiba Balikpapan (@persibaofficial) on

Tidak diketahui secara tepat, apa yang menjadi persoalan mendasar di kubu Beruang Madu. Hanya saja, hal ini langsung direspon cepat oleh pihak Pemkot Balikpapan. Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi pun siap mengambil sikap, dengan mengajak semua pemangku kebijakan di Persiba termasuk Rahmad Mas’ud untuk duduk bersama, dan mencari solusi yang terbaik bagi Persiba Balikpapan.

View this post on Instagram

Warga kota yang saya hormati. Ada banyak kabar simpang siur dan pertanyaan mengenai Persiba Balikpapan. Minggu besok, insya allah saya akan mengundang pak @rrahmadmasud juga pak H Sjahriel untuk berdiskusi. Mencoba berbicara dari hati ke hati agar tidak ada lagi permasalahan yang dapat menghambat kesiapan Persiba Balikpapan. Untuk itu ada baiknya saya menghimbau warga kota untuk tidak berasumsi macam macam apalagi menyudutkan managemen persiba. Kita percaya baik pak @rrahmadmasud ataupun pak Sjahriel adalah orang orang yang punya kepedulian luar biasa untuk menyelamatkan Persiba Balikpapan. Insya allah niat baik juga keiklasan keduanya akan menghasilkan hal yang baik juga. Untuk Persiba juga untuk kota ini.

A post shared by Rizal Effendi (@rz_effendi58) on

Komentar

komentar