STRIKER.ID – Hasil imbang 2-2 yang diraih Persebaya pada leg pertama Piala Presiden 2019 menghadapi Arema di Stadion Gelora Bung Tomo (09/04), menyisakan preseden buruk karena tindakan kurang patut yang dilakukan pemain depan Persebaya Amido Balde dalam laga yang disaksikan 50.000 penonton tersebut.

Simak juga:

Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut, setidaknya striker jangkung tersebut melakukan pelanggaran berat kepada pemain Arema sebanyak tiga kali. Salah satu yang paling mendapat sorotan, adalah ketika ia tertangkap kamera dengan sengaja menendang bek Arema Arthur Cunha da Rocha dari belakang, ketika tanpa bola.

Atas perbuatan tersebut, pemain asal Guinea tersebut memang langsung diganjar kartu kuning. Namun banyak masyarakat pecinta sepakbola yang tetap menyayangkan tindakan tidak sportif mantan pemain Glasgow Celtic Skotlandia tersebut. Salah satunya adalah Bos Madura United Achsanul Qosasi.

Dalam akun Instagram pribadinya, pria yang akrab disapa AQ tersebut menyayangkan tindakan yang dilakukan Balde. Ia pun menggunggah sebuah infografis yang menginformasikan sejumlah pemain luar negeri yang mendapatkan sanksi karena melakuan tindakan buruk di lapangan.

Dalama kolom keterangan AQ menuliskan harapan, agar PSSI bisa mengambil tindakan tegas atas kelakuan buruk Balde.

Kita tunggu sikap Federasi thd Amido Balde.
.
Sportifitas dlm Sepakbola harus kita jaga..

Amido Balde sendiri kabarnya terancam tidak bisa memperkuat Persebaya Surabaya di Liga 1 2019, jika mengacu kepada regulasi pemain asing musim lalu. Hal tersebut, karena klub terakhir Balde adalah Al Nasr Benghazi Libya.

Jika aturan masih mengacu kepada Liga 1 2018, maka pemain asing asal liga benua Afrika yang bisa bermain di kasta tertinggi Indonesia tersebut, harus berasal dari kompetisi tertinggi dari negara  Рnegara: Tunisia, Kongo, Aljazair, Sudan dan Mesir.

Namun hingga saat ini, pihak PSSI dan PT LIB memang belum merilis peraturan terbaru soal pemain asing di kompetisi 2019.

Komentar

komentar