STRIKER.ID – Neymar  membuat permintaan kepada UEFA untuk mendepak mantan klubnya, Barcelona dari ajang Liga Champion. Dikarenakan pihak Blaugrana enggan membayar bonus kesetiaannya sebesar 26 juta euro yang sudah dijanjikan kepadanya.

Hubungan Neymar dan presiden Barcelona, Bartomeu memang memanas sejak mega transfer yang melibatkan Paris Saint Germain. Pihak Barca menuding bahwa Neymar melanggar perjanjian kontrak karena masa baktinya bersama Barcelona belum habis. Sebaliknya Neymar merasa berhak keluar karena Le Parisien bersedia membayar klausul keluar 222 juta euro yang tertera dalam kontrak pemain asal Brasil tersebut.

Neymar dan Coutinho Kompak Ingin Bermain di Real Madrid, Benarkah?

Dalam kasus bonus ini Barcelona telah berjanji akan memberikan bonus kesetiaan kepada Neymar dan sang Ayah yang akan jatuh tempo pada 31 Juli.  Perjanjian ini tercantum saat Neymar melakukan perpanjangan kontrak 5 tahun pada 2016 silam.

Namun belakangan pihak Barca menolak menepati janjinya karena meyakini Neymar sudah melakukan negosiasi dengan PSG sebelum akhir Juli dan menganggap sang ayah tak menepati janjinya untuk membujuk putranya untuk tetap di Catalonia.

Menurut perwakilan Barcelona, Josep Vives mengatakan ada tiga kondisi agar bonus tersebut cari.

Yang pertama : Pemain tersebut tidak bernegosiasi dengan klub lain tiga bulan sebelum tanggal 31 Juli, kedua :pemain tersebut secara publik harus menyatakan kesediaanya kepada klub, dan terakhir, evaluasi akan dilakukan pada 1 September untuk memastikan dia tak pindah keklub lain

Namun menurut versi Neymar, dirinya baru berhubungan dengan PSG pada awal Agustus, jadi spekulasi Barcelona tidaklah valid.

Karena tak terima dengan perbuatan mantan klubnya, Neymar bersama pengacaranya mengajukan permohonan untuk mencoret Barca dari Liga Champion. Namun sayang permohonan tersebut sia-sia karena tak bisa dipenuhi oleh pihak UEFA.

Aduh..! Barcelona Ajukan Tuntutan Peradilan Kepada Neymar

“Menurut laporan dari mereka, UEFA tak bisa melanjutkan ide mereka dan akan segera memberikan pemberitahuan kepada pengacara Neymar, mereka [kami] tidak akan menyetujui hal tersebut,” bunyi tanggapan UEFA dilansir dari Bleacher Report.

Komentar

komentar