STRIKER.ID – Arema FC akan bereuni kali ketiga dengan bek senior Purwaka Yudhi. Bagi Aremania, keharian pemain yang musim lalu memperkuat Persib Bandung ini pun memicu perdebatan dan kontroversi.

Lalu, apa yang sebenarnya membuat sosok Pur jadi kontroversi? Berikut adalah sejumlah plus minus kehadiran bek berusia 33 tahun tersebut jika nantinya resmi memperkuat Arema FC:

Gak Sportif, Fans Klub Malaysia Terciduk Bajak Lagu Suporter Bali United

Nilai Plus

  1. Berpengalaman

Rasa – rasanya soal yang satu ini tidak ada yang meragukan Pur. Dengan usianya yang menginjak 33 tahun, pemain asli Lampung ini sudah benar – benar mengenyam asam garam dunia sepak bola di Indonesia. Dia pernah berada di puncak ketika mengantarkan Arema Indonesia juara ISL 2009-2010, namun ia juga pernah terpuruk ketika menderita cedera parah dua musim yang lalu.

Sehingga dengan Arema FC yang kini lini belakangnya didominasi pemain muda, sosok Pur boleh jadi tepat sebagai penyeimbangnya.

  1. Taktis

Kharakter dan gaya bermain Pur sedari dulu memang agak berbeda dengan bek – bek tengah Indonesia yang lebih sering mengandalkan kemampuan fisik. Mantan andalan Deltras Sidoarjo ini memang lebih mengandalkan pembacaam bola yang taktis dan visi bermain yang bagus dalam mengantisipasi serangan lawan.

Kemampuannya tersebut berhasil menutup kelemahan postur tinggi badanya yang kurang ideal sebagai bek tengah. Dalam kondisi terbaiknya, Pur memang merupakan salah satu bek terbaik di Indonesia.

Begini Rapor Apik Dari Pemain Asing Afghanistan Rekrutan Persela Lamongan

  1. Tidak neko – neko

Sejak pertama kali berkostum Arema FC pada 2009 yang lalu, Pur memang dikenal sebagai pemain yang sederhana dan tidak banyak bicara. Hal tersebut membuatnya mudah akrab dengan rekan se tim dan disukai oleh pelatih.

Pur tak pernah menampakkan ambisinya sebagai pemain yang wajib selalu masuk starter. Namun dengan kerja kerasnya dalam latihan, pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia ini selalu berhasil menarik perhatian setiap pelatih yang menanganinya.

Keteangan dan tidak ambisiusnya Pur tersebut membuat pelatih lebih tenang dan nyaman dalam meracik strategi bagi timnya.

Prev1 dari 2
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar