Foto: instagram @baliunitedfc

Pasca penampilan heroik Persija Jakarta yang mampu mencukur Johor Darul Ta’zim, Selasa kemarin, Indonesia kembali menggantungkan asa kepada Bali United agar terus berbicara banyak diajang Piala AFC.

Bali United harus melawat ke kandang Yangon United di stadion Thuwunna, Rabu (11/4) pada pertandingan kelima babak penyisihan Piala AFC. Namun sejak kedatangan tim asuhan Widodo Cahyono Putro ke Myanmar, mereka nampaknya kesulitan beradaptasi dengan cuaca panas yang ada di Yangon.

Bahkan sebelum pertandingan dihelat saat tim Bali United melakukan pemanasan suhu di stadion mencapai 39 derajat celcius. Jauh berbeda dengan suhu di Bali  yang berada pada kisaran 30-31 derajat celcius. Hal ini pun diunggah oleh akun instagram resmi Bali united.

“Bali United sedang melakukan pemasan, suhu di Yangon saat ini adalah 39 derajat, panas cukup menyengat. Tetap semangat,” tulis mereka.

Entah karena faktor suhu yang sangat menguras energy, Bali United akhirnya harus kandas perjalannya di Piala AFC. Fadil Sausu dkk harus menyerah kalah dengan skor 3-2 atas Yangon united. Padahal pada babak pertama Bali United sempat unggul 2-1 melalui dua gol dari Ilija Spasojevic dan Nyoman Sukarja yang hanya mampu dibalas satu gol oleh Maung Maung Lwin.

Tapi petaka terjadi untuk Bali United pada babak kedua. Dua gol dari Emmanuel Ikechukwu (58’) dan Sekou Sylia (73’)mengandaskan perlawanan tim yang meraih gelar runner up Liga 1 musim 2017 ini. Bali United sementara berada di posisi dua klasemen dengan poin 5. Jumlah poin ini sudah tak mungkin mengejar Yangon United yang mengoleksi 12 poin. Bahkan untuk menjadi runner up terbaik juga kandas sebab di grup lain memiliki jumlah poin yang lebih baik.

Komentar

komentar