photo: tribunnews.com

STRIKER.ID– Pasukan Singo Edan Arema FC mampu penuhi target Aremania kala bersua dengan musuh bebuyutannya Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (06/10/18) kemarin. Tim Singo Edan berhasil pulangkan skuat Bajul Ijo dengan skor tipis 1-0 melalui gol semata wayang Ahmad Nur Hardianto di menit 70.

Namun kemenangan skuat Singo Edan di kandang sendiri harus dinodai dengan aksi yang kurang baik dari pendukung setia Arema FC, Aremania. Kira kira apa saja yang telah dilakukan oleh Aremania hingga akhirnya laga tersebut bisa terkena sanksi berat, berikut catatan versi striker.id untuk anda

  1. Kericuhan Antar Suporter Di Tribun
photo: striker.id

Sebelum kick off dimulai hingga pertandingan dua klub besar jawa timur bentrok, dibeberapa titik tribun penonton banyak sekali terjadi kericuhan antar suporter. Banyak informasi beredar pertengkaran tersebut dipicu saling ejek dengan tuduhan ada oknum bonek yang hadir di dalam stadion.

  1. Oknum Aremania Buang Air Kecil Di Gawang
photo: striker.id

Tak hanya itu saja, setelah Yuli Sumpil ke tengah lapangan, tampak beberapa oknum suporter mendatangi gawang Persebaya untuk lakukan hal tak senonoh yakni mengencingi gawang. Sontak hal ini langsung diredam oleh beberapa match steward yang bertugas di laga tersebut.

3.Yuli Sumpil Masuk Lapangan

photo: striker.id

Dirigen Aremania, Yuli Sumpil tiba tiba melakukan aksi turun ke tengah lapangan saat pertandingan memasuki jeda paruh waktu di babak pertama. Pentolan aremania ini berjalan ke tengah lapangan dan menghampiri pemain cadangan Persebaya kemudian memprovokasi salah seorang pemain Persebaya, Alfonsus Kelvan dengan melempar uang kertas.

Kiper cadangan persebaya itu lalu tersulut emosinya karena telah dianggap memperkeruh suasana laga.Beruntung pemain Persebaya dan juga pihak panpel langsung meredam. Selain itu Yuli Sumpil juga meletakkan benda semacam uang kertas di gawang Persebaya.

  1. Bendera Persebaya Dibalik Di Tribun Timur
photo: striker.id

Ditengah tengah laga, tepatnya di tribun timur oknum aremania memasang bendera klub Persebaya dan kain putih bertuliskan Holigan. Namun khusus bendera dengan logo klub Persebaya, oleh oknum Aremania, bendera tersebut dipasang terbalik hingga pertandingan usai.

Sedangkan di Tribun selatan, aremania mengeluarkan kain putih besar bergambar sosok orang seperti seorang pejuang namun kain tersebut dipasang terbalik.

  1. Perobekan Bendera Persebaya
photo: youtube

Usai pertandingan dan diakhiri dengan kemenangan tim Arema FC, terlihat salah satu oknum suporter berlari dari arah tribun timur dengan membawa bendera bergambar logo Persebaya lalu menyobek bendera tersebut di depan pemain Persebaya.

Aksi inipun kemudian menjadi viral di berbagai laman media sosial. Sampai ada salah satu akun suporter bonekmania mencari siapa oknum yang merobek bendera tersebut.

  1. Lemparan Botol Dari Tribun VIP
photo: striker.id

Usai laga, para pemain Persebaya meninggalkan lapangan menuju euang ganti pemain, namun sebelum memasuki ruang ganti, deretan suporter yang berada di tribun VIP dengan cepat melempar botol botol minuman ke arah pemain Persebaya.

Padahal di tribun VIP tersebut ada dua orang petinggi PSSI yakni anggota Exco, Gusti Randa dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha. Namun sepertinya hal itu tak digubris oleh ratusan suporter yang sudah sangat kesal kepada tim Persebaya.

Dengan rentetan insiden yang terlihat selama di dalam stadion, bisa dipastikan tim tuan rumah, pihak panpel dan juga aremania akan mendapat sanksi berat dari pihak Komdis PSSI. Semoga saja beragam insiden itu bisa membuka mata suporter aremania agar kedepan bisa lebih dewasa lagi kala menjamu tim rival.

Komentar

komentar