photo: offside.co.id

STRIKER.ID – Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini berharap setiap pihak untuk fokus menjaga talenta-talenta muda potensial agar terus berkembang hingga mampu mewujudkan target menembus Olimpiade Paris 2024.

Salah satu cara dijelaskan Fakhri yakni menguatkan kompetisi usia muda agar banyak talenta muda yang menjadi pilihan dimasa yang akan datang.

Baca Juga

“Olimpiade 2024 itu masih 6 tahun lagi, sekarang kita harus berpikir menguatkan dulu kompetisi usia muda. Kalau kompetisinya kuat, kita bukan cuma punya 23 pemain saja, tapi bisa menemukan lebih banyak lagi. Selain mereka yang kemarin di timnas U-16 itu, lebih banyak pilihan,” ungkap Fakhri Husaini, dilansir dari VIVA.

Sementara itu, para bakat muda yang kini membela Timnas Indonesia U-16 dan U-19 sukses menyedot perhatian. Timnas U-16 yang baru rampung berlaga di Piala Asia U-16 2018 sukses menembus fase 8 besar. Hal serupa juga ditorehkan timnas U-19 yang masih akan berjuang lolos ke semifinal Piala Asia U-19 dan merebut tiket Piala Dunia U-20 2019 di Polandia.

Untuk itu, Fakhri menegaskan agar PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia tak lagi memilih jalan pintas dengan membuat program pelatihan ke luar negeri karena terbukti selalu gagal menuai prestasi cemerlang.

“Saya yakin di daerah masih sangat banyak pemain yang belum terpantau. Itu harusnya yang kita upayakan. Kita jangan lagi ulangi kesalahan masa lalu, bikin program ke luar negeri tapi selalu gagal,” ujar mantan kapten timnas era 90-an itu.

“Kita belajar dari program-program gagal; Primavera, Baretti bahkan SAD Uruguay. Itu kan pelajaran berharga kalau dikaji semuanya. Akan jadi pertimbangan kita, apakah model program seperti ini bisa kita pakai lagi?” tutur Fakhri.

 

 

 

Komentar

komentar