STRIKER.ID – Sejak kemunculannya eSport memang selalu dipandang sebelah mata. Bahkan hingga saat ini pun masih banyak yang masih tak terima jika permainan-permainan eSport masuk dalam katagori olahraga. Memang tak seperti sepakbola yang haruskan berlari dan kerja fisik, pemain dari gim eSport cuman duduk dan menggerakan jari dan tangan mereka. Namun sama seperti Catur dan Brigde, unsur kompetitif dalam permainan eSport membuatnya layak dimasukan dalam cabang olahraga.

Semakin kesini eSport mulai banyak dilirik oleh masyarakat, terutama kaula muda. Tak sedikit pula yang bermimpi menjadi seorang gamer profesional untuk bisa ikut dalam kompetisi-kompetisi tingkat dunia. Pendek kata prospek bisnis eSport ini sangatlah cerah dimasa depan. Apalgi hal ini disokong dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dari hari kehari.

Menanggapi potensi pasar tersebut beberapa klub sepakbola profesional kini mulai melirik eSport baik untuk game sepakbola FIFA maupun game lainya. Bahkan beberapa klub berani merekrut gamer top dunia untuk memperkuat timnya.

Berikut ini ada tujuh tim sepakbola yang ternyata membentuk tim eSport-nya sendiri. Langsung saja berikut ulasannya :

 

West Ham United

The Hammer adalah tim Premier League pertama yang diketahui mendirikan tim eSport. Dan kini mereka mantap menjadikan eSport sebagai bagian dari West Ham. Untuk urusan kompetisi mereka menujuk nama Jamie ‘Jamboo’ Rigden sebagai player mereka. Jamboo menggantikan Sean ‘Dragonn’ Allen yang dikenal sebagai player pertama mereka.

Dan kini Jamboo sedang bersiap mewakili West Ham berlaga di ePremier League yang akan dimulai bulan Januari nanti.

 

Manchester City

Tim rival sekota Manchester United ini ternyata juga membentuk timnya sendiri. Tak jauh berbeda dengan tim sepakbolanya yang bertabur bintang, City juga merekrut gamer kenamaan untuk tim eSportnya.

Untuk FIFA sendiri The Citizen merekrut mantan juara dunia FIFA 2011 Kai ‘Deto’ Wollin. Dan juga seorang player asal Denmark Marcus ‘Marcuzo’ Jorgensen.

 

Valencia

Klub La Liga ini menjadi salah satu klub sepakbola profesional yang serius mendalami eSport. Tak cuma FIFA saja, mereka juga diketahui membentuk tim untuk gim seperti LOL, Heartstone, dan Rocket League.

Namun sayang hingga saat ini baru tim Heartstone saja yang diketahui merilis nama playernya.

Ajax Amsterdam

Sebelum ePremier League muncul Liga Belanda sudah memperkenalkan eDivisie terlebih dulu lo. Dan Ajax Amsterdam adalah tim langganan juara kompetisi eSport antar tim Belanda tersebut. Hebatnya lagi player Ajax ternyata baru berusia 20 tahun.

Dia adalah Dani Hagebeuk, player dari tim FIFA Ajax. Dan baru-baru ini Hagebeuk resmi memperpanjang kontraknya selama tiga tahun kedepan. Meskipun baru berusia 20 tahun namun Hagebeuk sudah menajdi juara dua musim berturut-turut loh.

 

Paris Saint Germain

Bagi penggemar DOTA 2 tentu tak asing dengan nama Paris Saint Germain eSport. Iya PSG adalah tim sepakbola pertama yang ambil bagian dalam acara tahunan The International musim lalu. Pada bulan April lalu mereka merajut kerjasama dengan salah satu tim profesional asal China, LGD. Dan karena kerja sama keduanya tim kemudian berubah nama menjadi PSG.LGD.

Selain DOTA, PSG juga memiliki tim Rocket League, FIFA online dan offline.

 

Sporting Lisbon

Mantan klub Cristiano Ronaldo ini masih baru dalam mendalami cabang olahraga ini. Tepatnya pada 20 Juli 2016 silam eSport milik Sporting Lisbon lahir.

Pada awal pembentukannya mereka berani merekrut salah satu player FIFA terbaik di Portgual, Fancisco ‘Quinaz’ Cruz. Tak hanya membuka divisi FIFA, eks klub Jose Mourinho ini juga mendirikan tim League of Legends.

 

Sampdoria

Untuk Serie A ada Sampdoria yang dikenal sebagai klub profesional yang menunjukan keseriusannya dibidang eSport. Meskipun demikian mereka diketahui Cuma mendirikan tim FIFA saja dimana mereka menujuk nama Mattia ‘Lonewolf92’ Guarracino sebagai playernya.

Lonewolf92 bukanlah player sembarangan di Italia. Dia pernah menjadi juara FIFA Italia sebanyak 6 kali. Dia juga pernah diketahui pernah menyabet medali perunggu di ajang World Cyber Games dan Samsung Euro Championship. Pendek kata dia adalah salah satu player terbaik di Italia saat ini.

Komentar

komentar