STRIKER.ID – Perburuan Arema FC atas posisi pemain depan asing, menjadi bahasan yang menarik di masyarakat dan media. Misteri siapakah pemain yang akan didatangkan Singo Edan untuk musim 2019 tersebut terus berkembang.

Dalam analisa striker.id sendiri, ada satu sosok yang akan sangat cocok dengan keinginan dan petunjuk yag disampaikan oleh manajemen Singo Edan soal gambaran pemain depan yang mereka inginkan. Sosok tersebut adalah Eydison Teofilo Soares, pemain depan yang musim lalu memperkuat klub papan atas liga Vietnam Than Quang Nihn.

Lalu, apa alasan kami bahwa Eydison jadi sosok yang selama ini dikabarkan diburu Arema, bahkan dalam perkembangan terakhir konon sudah mencapai kata deal dengan Singo Edan dan segera merapat ke Malang?

Baca juga:

Berikut ulasan khas kami, spesial untuk anda:

  1. Tajam

Musim 2018 bisa dibilang jadi salah satu musim terbaik bagi pemain berusia 30 tahun tersebut. Bermain 22 kali, Eydison sukses membobol gawang lawan – lawannya sebanyak 15 kali, sekaligus menghantarkan klubnya bercokol di peringkat ke-5 V League musim 2018.

Hal ini sesuai gambaran dari manajemen Arema, yang menegaskan hanya akan memboyong penyerang tajam.

2. Asal Brasil, bermain di Asia dan belum pernah di Liga Indonesia

Berkali Рkali manajemen memastikan bahwa pemain incaran mereka berkebangsaan Brasil, belum pernah bermain di Indonesia dan selama ini sudah memperkuat klub asal Asia. Dan, semua gambaran  tersebut sudah pas dengan profil seorang Eydison. Apalagi musim 2018 menjadi musim ketiga Eydison berkarir di V League, sehingga ia tentu sudah cukup beradaptasi dengan gaya sepakbola Asia Tenggara.

3. Sudah bebas kontrak dan harga terjangkau

Saat ini diketahui Eydison sudah dalam posisi bebas transfer, setelah kontraknya dengan Than Quang Nihn sudah habis per 31 Desember 2018. Sehingga tentu bagi tim – tim yang meminatinya sudah bisa untuk menjalin kontrak. Hal tersebut juga sesuai dengan gambaran manajemen Arema, yang menyatakan bahwa mereka sudah mencapai kesepakatan dengan pemain incarannya tersebut.

Selain itu, dari segi harga Eydison juga terbilang masih terjangkau untuk kebanyakan kantong tim Liga 1, yaitu di angka 200 ribu poundsterling (sekitar Rp 3,3 miliar), tentu saja, bagi Arema nominal ini bukan angka yang terlalu tinggi dan masih masuk akal.

Prev1 dari 2
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar