STRIKER.ID – Madura United punya harapan agar exceutive committe (Exco) PSSI bisa bersikap bijaksana, dalam menyikapi status tersangka kepada Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Salah satunya berani mengambil keputusan untuk menggelar Kongres Luar Biasa.

Bagi manajer Madura United Haruna Soemitro, inilah saatnya Exco bisa bersikap berani dan mengambil keputusan demi masa depan sepakbola Indonesia, dengan mampu menyerap aspirasi dengan baik.

“Saat ini situasinnya krusial. Exco harus benar – benar pandai menyerap aspirasi dan keinginan masyarakat, dan pelaku bola khususnya. Kalau memang yang diinginkan KLB ya memang harus dilakukan. Kami sebagai klub akan ikut saja,” tutur Haruna Soemitro.

Baca juga:

Namu, Haruna mewanti – wanti, agar keputusan KLB ini cukup diambil di tataran Exco, dan jangan sampai dilemparkan kepada voters, yang terdiri dari klub dan Asprov. Ia khawatir, jika hal ini terjadi akan menimbulkan gesekan antar pemilik suara.

“Cukup Exco yang ambil keputusan untuk KLB atau tidak. Jangan kami voters yang memutuskan. Nanti justru akan membawa perpecahan di level pemilik suara, karena ini adalah tahun politik,” tegasnya.

Uniknya, Haruna juga memohon agar ada persyaratan baru bagi siapapun yang nantinya mau maju sebagai calon ketum PSSI di KLB, jika memang dihelat. Yaitu, siapapun calonya harus siap jika sewaktu – waktu dijadikan tersangka.

“Nanti kalau ada KLB saya harap ada syarat khusus dan baru bagi para calon ketum PSSI. Yaitu mereka harus siap dan berani dijadikan tersangka,” Haruna mengakhiri.

Komentar

komentar