foto: talk chelsea

STRIKER.ID – Gelandng asal Prancis Tiemoue Bakayoko dikabarkan kini tengah bersitegang dengan manajamen Chelsea. Pasalnya ia meminta The Blues bisa bersikap lunak, terkait keinginannya tetap bertahan di timnya sekarang AC Milan.

Bakayoko bergabung dengan Chelsea dengan nilai 40 juta pounsterling pada musim 2017 lalu, setelah bermain menonjol bersama Monaco, dan mengantarkan tim kontestan liga Prancis tersebut menembus semifinal Liga Champions di musim yang sama.

Baca juga:

Namun setelah menjalani 12 bulan yang berat di Stamford Bridge, dimana dia sulit menembus tim inti di bawah kendali Antonio Conte, maka pada musim panas yang lalu, Bakayoko pun dipinjamkan ke AC Milan.

Nyaris sama dengan di Inggris, bersama Milan, Bakayoko juga sempat mengalami kesulitan di awal musim. Namun berkat perjuangan kerasnya, kini ia justru menjadi salah satu andalan dari Rossoneri di Serie A.

 (Image: AFP)

Sejauh ini, pemain berusia 24-tahun tersebut, sudah mencatatkan 31 penampilan bersama Milan, dan kini selalu jadi pilihan utama Gennaro Gattuso di lini tengah.

Bakayoko has already made 31 appearances for Gennaro Gattuso’s side this term, making a place at the heart of midfield his own.

Saat ini baik Bakayoko dan Milan ingin agar Chelsea bisa melepaskannya. Namun ternyata manajemen The Blues justru memanfaatkan situasi ini untuk mengeruk keuntungan besar. Mereka membandrol pemain tangguh tersebut dengan harga mencapai 35 juta poundsterling. Kontrak Bakayoko bersama Chelsea sendiri baru berakhir pada 2022 mendatang.

Image: ROBERTO BREGANI/EPA-EFE/REX/Shutterstock)

Seperti dilansir dari france football via mirror.co.uk, Bakayoko sendiri dikabarkan sangat terkejut dengan sikap Chelsea tersebut. Dia percaya sikap ini diambil oleh kekuatan di atas manajer, yang justru membuangnya musim panas lalu.

“Saya kira ini (harga tinggi dirinya) datang dari atas. Chelsea bersikap seenaknya, mereka mau perubahan dan saya menjadi korbannya,”

“Sarri tiba, dan dia menceritakan bagaimana mau membangun tim. Dia juga membawa gelandangnya sendiri Jorginho,”

“Musim kedua di Chelsea sudah membuat saya tidak mungkin lagi bertahan, dan saya memang harus pergi,” ucap Bakayoko.

Bakayoko pun berterimakasih kepada Milan karena dianggap sudah menyelamatkan kariernya. Khususnya kepada direktur olahraga Leonardo.

“Sungguh keputusan yang sangat penting. Karena Milan adalah tim keempat dalam karir saya,” imbuhnya,

“Apa yang diberikan Milan sungguh berarti bagi pemuda berusia 24-tahun seperti saya. Leonardo adalah orang pertama yang menyakinkan saya,”

“Kalau saya harus pergi dari Chelsea, maka Milan adalah satu – satunya tujuan saya. Karena Milan sudah mewujudkan mimpi masa kecil saya. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang sudah mereka berikan,” pungkasnya.

Komentar

komentar