STRIKER.ID – Pemain bertahan Barcelona Gerrard Pique mengungkapkan pujian kepada Manchester United yang akan menjadi lawannya di babak perempat final Liga Champions, dengan menyebut bahwa United adalah tim terhebat di Inggris.

Gerrard Pique sendiri akan menghadapi mantan klubnya tersebut di Old Trafford pada Kamis dini hari waktu Indonesia.

Simak juga:

Pique sendiri memang pernah menghabiskan masa mudanya bersama Setan Merah. Tepatnnya selama empat tahun ia pernah bermain untuk United. Dimana pada 17-tahun pada 2004, bek tangguh ini pertama kali bergabung dengan pasukan Sir Alex Ferguson, sebelum akhirnya dipinang Barcelona pada 2008 lalu.

“Mereka selalu menjadi tim terbesar di Inggris,” ucap Pique mengomentari kekuatan Manchester United saat ini, seperti dikutip dari BBC.

“Semua tim besar pasti pernah mengalami masa – masa jaya dan juga kelam, dan itu adalah periodesasi yang normal, seperti apa yang juga dialami United,” lanjutnya.

Liga Champions sendiri saat ini menjadi satu – satunya kompetisi yang mana United masih berpeluang bisa mengangkat trofi. Karena di Liga Primer, mereka masih tercecer di peringkat ke enam, dengan jarak 21 poin dari pimpinan klasemen Liverpool.

United sudah puasa gelar Liga Inggris sejak musim terakhir Sir Alex Ferguson di 2013 yang lalu, dengan rival sekota mereka justru sudah dua kali meraih titel liga Inggris dalam kurun waktu yang sama.

Meskipun kini kering gelar di kompetisi lokal, namun Pique masih yakin bahwa United adalah tim yang sangat sulit dikalahkan dan selalu ditakuti di Liga Primer.

“Saya pikir United masih tim terbesar di Inggris, dan mereka akan menunjukkan dengan gelar liga yang akan bisa segera mereka raih ke depan,” ucap bek berusia 32-tahun ini.

“Pada masa Sir Alex Ferguson, United memang adalah yang terbaik, dan saya kira mereka akan terus menjadi salah satu tim besar sampai kapanpun,”

foto: gettyimages

Semasa menjadi pemain United, Pique hanya mendapatkan kesempatan turun dalam 23 pertandingan, sebelum akhirnya kembali ke kampung halamannya di Barcelona pada 2008. Meskipun minim jam terbang, namun Pique menyebut ia banyak mendapat pelajaran berharga selama berkostum Setan Merah.

“Itu adalah masa yang spesial, dimana saya bertransformasi dari seorang remaja menjadi seorang pria, saya menghabiskan masa muda saya di Manchester. Saya belajar banyak hal disana, bukan cuma soal teknis di lapangan, namun juga dunia di luar sepakbola,” imbuh Pique.

“Saya berada di sana mulai dari 17 hingga 21 tahun. Saya mendapatkan pengalaman pertama saya sebagai pemain profesional di Old Trafford, bermain dengan nama -nama besar, dan saya punya waktu yang sangat menyenangkan di sana,”

“Saya meninggalkan keluarga, dan teman di Spanyol, untuk bisa mengukir jalan hidup saya sendiri di Inggris. Kemudian saya kembali ke rumah, setelah belajar banyak hal, dan menjadi sosok yang berbeda,”

Pique juga sempat merasakan bermain bersama manajer United saat ini Ole Gunnar Solksjaer. Menjadi rekan pemain asal Norwegia tersebut selama tiga musim, sebelum akhirnya Ole memutuskan pensiun di akhir musim 2007.

“Saya mengingat Ole adalah rekan yang luarbiasa. Saat saya tiba dengan suai masih 17, saya sangat muda, dan dia adalah salah satu pemain senior,” kata Pique.

“Ole banyak membantu saya untuk beradaptasi dengan klub, dengan kebiasaan di Inggris, dan juga Kota Manchester. Adalah pengalaman berharga pernah satu tim dengan dia. Ole banyak membantu saya, dan saya sangat senang melihat dia sekarang jadi manajer di United,” pungkasnya.

Komentar

komentar