Apriyani Rahayu dan Ancaman Cedera

striker.id – Keikutsertaan Apriyani Rahayu dalam Olimpiade Paris mendatang menjadi diperdebatkan karena kondisinya yang belum pulih sepenuhnya dari cedera. Pelatih kepala ganda putri Indonesia, Eng Hian, mengungkapkan bahwa Rahayu, yang meraih medali emas di Olimpiade Tokyo, masih dalam proses pemulihan dan terus diobservasi untuk menentukan apakah dia bisa berkompetisi di Olimpiade atau tidak.

” Baca Juga: Memperingati Legenda Dangdut: Lagu Terkenal Jhonny Iskandar “

Observasi Terus Menerus

Eng Hian menjelaskan bahwa evaluasi atas kemampuan Rahayu terus dilakukan setelah peristiwa Uber Cup. Kondisinya yang belum pulih sepenuhnya memunculkan kekhawatiran, terutama dalam hal sejauh mana dia dapat berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Keputusan akhir akan diambil pada tanggal 24 Mei, yang merupakan batas waktu untuk perubahan nama dalam daftar peserta.

Sejarah Cedera Apriyani Rahayu

Rahayu mengalami cedera pada betis kanannya sejak Asian Games 2023, yang memaksanya untuk mundur dari babak 16 dalam nomor perorangan. Setelah itu, dia menjalani berbagai perawatan untuk memulihkan cederanya. Namun, dia belum dapat turun secara optimal dalam beberapa turnamen, termasuk Uber Cup 2024, di mana keikutsertaannya tidak selalu pasti.

Pertimbangan Alternatif

Jika Rahayu tidak dapat berpartisipasi, Eng Hian menyatakan bahwa peluang itu bisa diberikan kepada ganda putri pelapis di bawah Rahayu. Febriana Dwipuji Kusuma dan Amalia Cahaya Putri, yang berada di peringkat ke-18 dalam ranking Race to Paris, menjadi alternatif yang mungkin untuk menggantikan posisi Rahayu.

Prosedur Penggantian Pemain

Yuni Kartika, seorang legenda hidup bulutangkis yang juga aktif di bidang Hubungan Masyarakat Tim Ad Hoc Olimpiade, menjelaskan bahwa meskipun peringkat kualifikasi menentukan jumlah slot perwakilan per negara, penggantian pemain masih memungkinkan terjadi. Keputusan akhir tentang penggantian pemain akan diumumkan oleh BWF pada tanggal 10 Mei, dan dari tanggal tersebut hingga 24 Mei, federasi nasional dapat memilih untuk tetap mempertahankan pemain yang sudah masuk kualifikasi atau menggantinya dengan atlet yang lain.

Baca Juga :  Kekalahan Mengejutkan Bayern Munich dari Heidenheim

” Baca Juga: Penetapan Tersangka Kasus Penyeludupan Warga Negara China “

Kesimpulan

Keikutsertaan Apriyani Rahayu dalam Olimpiade Paris terancam karena cederanya yang belum pulih sepenuhnya. Meskipun dalam proses pemulihan, keputusan akhir akan diambil pada tanggal 24 Mei. Jika Rahayu tidak dapat berpartisipasi, alternatif lain seperti Febriana Dwipuji Kusuma dan Amalia Cahaya Putri bisa menggantikan posisinya. Meskipun demikian, keputusan akhir tentang penggantian pemain akan diumumkan oleh BWF pada tanggal 10 Mei.