photo: striker.id/protes arema indonesia pada pengawas pertandingan

STRIKER.ID- Tim Singo Edan Arema Indonesia harus mengalami permasalahan bertubi tubi kala bermain di kompetisi Liga 3 Indonesia 2018, setelah dii laga perdana pasca libur lebaran kemarin, pasukan Singo Edan yang kini dilatih oleh Redi Supriyanto itu hanya mendapat hasil imbang kala bermain melawan Persenga Nganjuk di Stadion Gajayana, Minggu (01/07/18) silam.

Setelah melawan Persenga Nganjuk, mereka seharusnya tandang melawan Persikama Kabupaten Madiun, namun laga tersebut ditunda hingga waktu yang belum ditentukan, dan kemarin tepatnya Rabu(11/07/18) tim Singo Edan menjamu Persikoba Batu di Stadion Gajayana, Kota Malang, yang seharusnya mampu mendulang tiga poin namun malah harus takluk di kandang sendiri dengan skor telak 0-4.

Hal itu belum ditambah dengan ulah para suporter setianya, Aremania yang turun ke dalam lapangan karena tidak terima dengan ulah pemain lawan. Hingga puncaknya di menit menit akhir dua pemain dari masing masing tim saling berkelahi hingga wasit menyudahi permainan kedua tim.

Pasca pertandingan pun pihak manajemen tim Arema Indonesia melayangkan protes kepada Pengawas Pertandingan karena masalah pemain cadangan Persikoba yang menyalahi aturan Liga. Menurut pihak Arema Indonesia, seharusnya jika ingin memasukkan pemain tambahan sesuai regulasi Liga, setidaknya 75 menit sebelum kick off namun yang terjadi di laga kemarin, pemain cadangan Persikoba atas nama Beni Kristiawan tidak tercantum dalam daftar namun 20 menit jelang kick off nama tersebut sudah dimasukkan.

Atas kejadian itu, pihak manajemen Arema Indonesia melakukan nota protes resmi kepada operator liga. Beikut isi nota protes yang ditanda tangani oleh Manager Tim Arema Indonesia, Ramadea A.Z Pelatih, Redi Supriyanto dan Kapten Arema Indonesia Ade Putra.

Surat protes Arema Indonesia.

A post shared by Arema Indonesia (@aremaidofficial) on

 

Komentar

komentar