photo: striker.id/milan petrovic

STRIKER.IDArema FC akhirnya mendapat sanksi berat dari komdis PSSI setelah aksi para suporternya yang turun ke tengah lapangan di derby Jatim melawan Persebaya Surabaya Sabtu (06/10/18) lalu.

Denda 100 juta dan larangan suporter mendampingi tim baik di laga kandang maupun tandang harus diterima oleh Aremania.

Selain itu, dua Aremania, Yuli Sumpil dan Fandy, juga dilarang memasuki stadion seumur hidup karena masuk lapangan dan melakukan provokasi.

Mendapat sanksi yang sangat berat itu pelatih Arema FC, Milan Petrovic memberikan pandangannya. Meski sangat berat namun pelatih asal Slovenia ini sangat respek dengan keputusan komisi disiplin PSSI karena sudah mengambil langkah tegas itu.

“Ini memang kabar buruk untuk kami. Namun, semua harus respek kepada PSSI dan saya memahami Aremania. Simpel, cinta mereka sangat besar untuk klub. Arema juga sangat merasa bangga saat bermain di hadapan mereka,” kata pelatih asal Slovenia itu dilansir dari bola.com.

Lima laga kandang tersisa pun akan terlihat biasa saja dan kemungkinan permainan tim Singo Edan kurang begitu greget. Dendi Santoso Cs pun harus terbiasa dengan suasana “baru” nanti. Lima laga tersebut antara lain yakni melawan Bali United, PSMS Medan, Barito Putera, Perseru Serui, dan Sriwijaya FC.

“Sekarang kami harus kuat menghadapinya sambil membiasakan diri dengan situasi baru ini (tanpa penonton). Semoga kami bisa,” lanjutnya.

Skuat Arema sebenarnya mulai menikmati pertandingan dengan atmosfer stadion yang penuh. Hal itu terlihat saat meraih kemenangan 1-0 melawan Persebaya (06/10/2018). Sebelumnya pasukan Singo Edan sempat tampil dalam tekanan saat disaksikan ribuan penonton di Kanjuruhan, hingga akhirnya berdampak pada hasil akhir di lapangan, beberapa laga home take mampu diraih dengan poin penuh.

Milan berharap di sisa musim ini mereka tetap bisa meraih kemenangan terutama saat main di kandang sendiri. Skuat Singo Edan tetap ingin melakukan selebrasi di setiap akhir pertandingan untuk mempersembahkan kemenangan demi Aremania.

Aremania pun disisa laga kedepan, hanya bisa mendukung tim kesayangannya berlaga di layar kaca Dan di layar lebar di tempat tempat yang disediakan oleh setiap cafe atau warung kopi.

 

 

Komentar

komentar